Kesenian merupakan suatu ajang dalam mengekspresikan diri dalam setiap manusia. Kesenian dapat dilakukan oleh semua kalangan masyarakat. Di era sekarang banyak instansi pendidikan berupaya untuk melestarikan kesenian melalui Kegiatan Belajar Mengajar yaitu Mata Pelajaran Seni Budaya (tari). Dalam Mata Pelajaran Seni Budaya (tari) Smp Katolik St VIncentius Surabaya mencoba untuk ikut andil dalam melestarikan kesenian salah satunya yaitu Tari Remo. Output yang diharapkan dalam proses ini siswa dituntut untuk dapat memahami dan mencoba untuk melestarikan Tari remo, dengan output tersebut dan karena adanya timing atau waktu yang kebetulan siswi-siswi mendapat undangan dari SMK Katolik St. Louis Surabaya untuk mengisi acara Puncak Come Up 2022. Dalam kesempatan ini siswa-siswi menampilkan dengan sangat menarik. Tarian tersebut dibawakan oleh Fransiska Ananda Fortuna Mahendra, Caecilia Rahmawan, Natali Ovelia Maringka. Tari Remo yang dibawakan oleh Caecilia dan kawan-kawan merupakan hasil dari pembelajaran yang dilakukan di SMP Katolik St. Vincentius Surabaya, dengan pengolahan selama 1 minggu dan tanpa bantuan dari Guru Mata Pelajaran Seni Budaya. Fransiska dan kawan-kawan dapat menampilkan tari remo dengan menggunakan pola lantai sekitar 4 pola lantai yang dibawakan yang menghasilkan tampilan yang sangat menarik. Dalam bidang seni saya kira SMP Katolik St. Vincentius Surabaya tidak kalah dengan sekolah lainnya. Nah kita sudah diujung sedikit pengalaman siswi-siswi SMP Katolik St. VIncentius Surabaya, Untuk itu mari bergabung bersama kami untuk berkarya yang sesuai dengan slogan kami <b>“Berprestasi Bersama Kami”</b>