Tapi “nanti” itu tidak pernah datang. Hari itu keburu ribut. Nada suara naik. Kecurigaan tumbuh. dan Raina… diam. Bukan karena jahat. Tapi karena dia ragu pada ingatannya sendiri. Karena dia pikir, “Ah, mungkin aku salah lihat.” Masalahnya, diam itu memberi ruang buat versi lain tumbuh. Raina tanpa sadar jadi saksi palsu. Bukan karena berbohong— tapi karena tidak meluruskan.
Febe ---Jarak yang Diciptakan Cerita
ASEAN Short Story Writing Competition 2026 by Prospaceid
Sudah baca cuplikan cerpen siswi SMPK St Vincentius Surabaya di atas? Bagaimana menurutmu?
Kabar gembira datang pada bulan Maret 2026 bahwasanya siswi kebanggan SMPK St Vincentius Surabaya yakni Febe Vania Suwito menorehkan prestasi gemilang di tingkat ASEAN. Suatu kebanggan bahwa siswi sekolah ini mengharumkan nama sekolah di kancah internasional. Ajang lomba menulis cerita pendek tingkat internasional ini merupakan wadah bagi Febe untuk menyalurkan hobi serta mengasah bakat menulisnya. Febe menerapkan pembelajaran Bahasa Indonesia materi cerita pendek serta menuangkan ilmu hasil pelatihan menulis cerita pendek yang sering diikutinya dengan baik. Berawal dari iseng corat-coret dan membuat kalimat singkat di buku tulis berkembang menjadi kumpulan paragraf cerita. Febe memberanikan diri untuk mengikutsertakan cerpennya di perlombaan baik tingkat kota, provinsi, nasional, dan internasional. Di bawah bimbingan guru Febe berlatih untuk mengolah diksi menjadi untaian kalimat hingga menjadi paragraf yang memiliki keterkaitan benang merah.
Tantangan demi tantangan dilalui Febe dalam keikutsertaan lomba, pekan kokurikuler yang berbarengan dengan lomba Febe menjadi tantangan tersendiri dimana ia harus mampu mengatur waktu untuk belajar dan berkegiatan kegiatan sekolah, di satu sisi ia harus mengerjakan cerpen yang ia lombakan dan harus patuh sekaligus rajin dalam pembinaan bersama guru. Rasa suntuk kerap menerpa Febe manakala mengerjakan cerpen, acap kali membuat suasana hati berubah sehingga tulisan yang ia buat tidak bernyawa dan memiliki keterikatan antar paragraf. Manakala burn out melanda, kegiatan yang ia pilih adalah memberikan jeda sebentar untuk menyegarkan otak kembali sebelum kembali berkutat dengan naskah cerpen. Kesatuan struktur cerpen yang utuh juga menjadi tantangan kesekian kalinya ketika menyusun naskah cerpen, beriringan pula dengan ide orisinil yang harus dibuat dan out of the box agar juri terkesan pada saat pertama kali membaca. Dari hobi menulis tersebut Febe berhasil bekerjasama dengan penerbit untuk menerbitkan novel buah karya tulisnya.
Melalui ketekunan dan doa, Febe berhasil masuk Top 25 Finalis pada ajang lomba tersebut dan berhasil bersanding dengan penulis-penulis mahir dari negara Asean. Kerja keras disertai doa menjadi senjata utama dalam mengikuti ajang perlombaan dimana mental siswa ditempa habis-habisan bahwa hanya ada dua pilihan, pilihan pertama terus mencoba jatah kegagalan hingga mendapat jatah kemenangan atau jatah kedua yakni takut mencoba dan mengubur mimpi dalam-dalam tanpa melakukan apapun. Kemenangan Febe ini mengajarkan ke kita bahwa ketika kita suka akan sesuatu dan tidak memanfaatkannya dengan baik maka akan menjadi angan-angan dalam bayangan, namun ketika kita berani mengambil resiko dan mencobanya dengan diiringi kerja keras serta doa maka Tuhan akan memberikan kita keberhasilan yang teramat manis. Kami ucapakan selamat atas prestasi yang telah didapatkan, terus tularkan energi positifmu kepada sesama agar yang lain turut merasakannya. Kami doakan pula kesuksesan selalu menemanimu.