Tentu, ini teksnya saja tanpa format apapun:
Kabar gembira menghampiri SMPK St Vincentius dengan disabetnya sertifikat finalis pada Festival Cipta Puisi Nasional edisi Mei 2025 yang diselenggarakan oleh platform Funbahasa. Funbahasa merupakan platform bahasa dan sastra untuk mengembangkan literasi di Indonesia. Platform ini menjadikan media sosial sebagai sarana utama dalam menyebarluaskan informasi mengenai bahasa dan kesastraan, serta menyelenggarakan berbagai macam event bahasa dan kesastraan untuk mewadahi karya dan pikiran anak bangsa. Berkantor di Gedung Siola, Tunjungan, Funbahasa sering mengadakan lomba puisi, cerpen, bahkan surat tingkat nasional. Platform ini juga menjadi wadah bagi para penyair untuk mengekspresikan karyanya sekaligus mengukur kemampuan menulis mereka.
Empat siswa-siswi dari SMPK St Vincentius menjadi salah satu dari ratusan peserta yang karyanya berhasil lolos kurasi dewan juri. Johanes Albert Sentosa, Angella Grace Annabella Simanjuntak, dan Diana Novitasari berhasil menyabet posisi finalis Top 50 Nasional, sedangkan Adinda Alexandra menduduki posisi finalis Top 100 Nasional. Keempat karya penyair cilik ini bersanding dengan 200 karya finalis nasional yang dibukukan menjadi antologi puisi. Tema yang diberikan dewan juri adalah bebas tanpa batasan, sehingga keempat siswa bebas menulis puisinya sesuai kreativitas masing-masing. Proses bimbingan berlangsung singkat karena waktu perlombaan dan pendaftaran hanya satu bulan saja.
Dari pengalaman mereka, kita belajar bahwa tidak ada yang tidak bisa menulis puisi; keinginan kuat dapat menghapus rasa malas dan berani mencoba adalah kunci utama. Mereka bertanding dengan siswa, mahasiswa, guru, penulis buku, hingga penerbit yang namanya sudah sering menjadi pemenang. Tantangan berat itu mereka hadapi bersama, namun keuletan mereka membuahkan hasil yang cukup memuaskan bagi penulis pemula. Tema yang diambil keempat siswa berbeda-beda sesuai isi hati masing-masing. Dalam menulis puisi, mereka banyak mengangkat kondisi sekitar sebagai inspirasi dan mengaplikasikan pembelajaran menulis karya sastra lewat lomba ini.
Guru pembina, Pak Rizki, menekankan bahwa dalam menulis puisi untuk perlombaan, penting untuk memahami tema puisi dan karakter tiap juri, karena terkadang juri memberikan petunjuk tipe puisi yang mereka inginkan. Selamat atas keberhasilan kalian! Semangat terus untuk membuat karya sastra yang apik untuk dinikmati pembaca. Terima kasih atas prestasi yang telah diberikan kepada sekolah. Sukses selalu untuk kalian berempat. SMPK St Vincentius… Berprestasi bersama kami… Mbois rek!