Kabar gembira sekaligus membanggakan dari ekstrakulikuler KIR-PIR yang berhasil membawa pulang prestasi penghargaan spesial kategori inovasi berkelanjutan dalam ajang perlombaan PSIE 7.0 2025 tingkat nasional. Progresif Science Innovations and Exhibition (PSIE) 7.0 adalah ajang kompetisi karya ilmiah yang diselenggarakan oleh SMA Progresif Bumi Shalawat. Acara berlangsung pada tanggal 24-25 Juni 2025 ini sudah memasuki tahun ke-7. PSIE 7.0 menampilkan pameran karya ilmiah siswa SMP dan SMA dari berbagai kota di Indonesia, serta workshop dan edukasi interaktif. Acara ini bertujuan untuk mewadahi dan mengembangkan potensi para peneliti muda di bidang sains, teknologi, dan energi terbarukan. Total 363 peserta lomba karya tulis ilmiah bersaing untuk memperebutkan gelar juara dan penghargaan lainnya dalam perlombaan ini.
Tim peneliti yang diketuai oleh Adinda Alexandra dengan anggota tim Valent Desy Victoria dan Jorell Bayanakan Adiaputra menjadi salah satu peserta dari ratusan peserta yang masuk ke babak final. Ketiga siswa SMPK St Vincentius ini berhasil menembus beberapa tahap seleksi lomba, seleksi pertama mereka lolos abstrak penelitian 120 besar, seleksi selanjutnya dilanjutkan dengan seleksi 30 besar karya tulis ilmiah, kabar gembira lagi-lagi menyertai bahwa mereka mampu menembus 30 besar finalis nasional. Seleksi belum selesai sampai disitu, mereka mampu menembus 10 besar finalis yang berhak presentasi oral di depan dewan juri dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Perusahaan Teknologi Leave a Nest dari Malaysia. Tim Aquades – tim mereka mampu mempresentasikan penelitian mereka yang mengangkat judul “Plaspi: Alternatif Biodegradable Plastic Berbahan Dasar Serat Limbah Kulit Pisang” dengan amat baik. Bukan hanya presentasi dengan dewan juri saja melainkan mereka melakukan presentasi poster ilmiah dalam pameran poster yang dilihat oleh seluruh elemen SMA Progresif Bumi Shalawat.
Penelitian berawal dari keinginan mereka dalam mengurangi limbah plastik yang mencemari lingkungan sekitar. Mereka pula menemukan masalah lain yakni limbah kulit pisang yang jarang digunakan. Tim Aquades selanjutnya memberikan informasi dan data lapangan mereka pada Pembina ekstrakulikuler mereka Pak Rizki untuk tindak lanjut penelitian. Gagasan didapat ketika tim dan pembina melakukan studi literatur mengenai kandungan serat selulosa kulit pisang yang bisa menjadi bahan baku pembuatan serat. Serat polimer plastik digantikan dengan serat selulosa alami dari kulit pisang untuk dijadikan prototype bioplastik yang ramah lingkungan. Uji coba dilakukan dengan mengekstrak kulit pisang untuk diambil serat selulosanya kemudian dihomogenkan dengan bahan pendukung lainnya. Prototype bioplastik kulit pisang kemudian dilakukan pengujian uji larut, uji elastisitas, dan uji organoleptic bersama pembina di laboratorium biologi sekolah. Data yang didapat kemudian disusun menjadi laporan penelitian yang kemudian diserahkan ke panitia lomba.
Ketekunan tim aquades dalam penelitian membuahkan hasil bahwa karya tulis ilmiah mereka berhasil lolos 10 besar nasional. Kesempatan emas untuk membawa mereka bersaing dan adu ketangkasan dalam ekperimen dibidang sains serta publick speaking. Latihan demi latihan terus dilakukan untuk menguasai materi yang akan di presentasikan di depan dewan juri. Pertanyaan-pertanyaan ilmiah dari pembina yang berhubungan dengan penelitian menjadi makanan sehari-hari selama latihan berjalan untuk menguatkan mental mereka. Kemenangan mereka tidak hanya berasal dari keuletan semata namun berakar pada kerjasama tim dan pembina yang berani mengambil resiko besar dalam mengikuti perlombaan bergengsi ini. Berperang selama dua hari di SMA Progresif Bumi Shalawat menjadi pengalaman pertama lomba keluar kota dan menjadi pengalaman yang tak terhingga untuk membentuk mental mereka. Menjadi sekolah katolik satu-satunya yang bersaing dengan 29 sekolah muslim di 30 besar finalis. Kami ucapkan selamat atas prestasi gemilang yang kalian bawa. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat kalian dalam mengeksplore diri kedepannya